Sopir Tewas Dalam Insiden Truk Terguling di Lumajang
Kecelakaan lalu lintas di jalan raya kerap kali membawa kabar duka. Sebuah insiden truk terguling kembali terjadi di Lumajang, menyebabkan seorang sopir meninggal dunia di lokasi kejadian. Peristiwa tragis ini menambah panjang daftar kecelakaan fatal yang melibatkan kendaraan besar, sekaligus menjadi pengingat akan bahaya di jalan raya dan pentingnya kewaspadaan ekstra.
Insiden truk terguling tersebut dilaporkan terjadi pada hari Senin, 19 Mei 2025, sekitar pukul 09.45 WIB, di ruas Jalan Raya Lumajang-Malang, tepatnya di KM 25, Desa Tempeh, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang. Menurut saksi mata di lokasi, truk bermuatan pasir dengan nomor polisi N 9876 YZ itu melaju dari arah utara menuju selatan. Diduga kuat, truk tersebut mengalami pecah ban atau kehilangan kendali saat melewati tikungan tajam, menyebabkannya oleng dan akhirnya terguling di sisi jalan.
Akibat insiden truk terguling ini, sopir truk yang diketahui bernama Bapak Budi Santoso (48 tahun), warga Desa Candipuro, Lumajang, terjepit di dalam kabin kendaraan dan meninggal dunia di tempat kejadian. Tim evakuasi dari Satuan Lalu Lintas Polres Lumajang dan Basarnas Kabupaten Lumajang segera tiba di lokasi untuk melakukan penanganan. Proses evakuasi jenazah sopir berlangsung cukup lama karena korban terjepit reruntuhan kabin truk.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Lumajang, AKP Toni Wijaya, S.H., M.H., dalam keterangannya pada Senin sore, 19 Mei 2025, mengonfirmasi kejadian tersebut. “Kami sedang melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi. Dugaan awal karena pecah ban dan sopir kehilangan kendali. Kendaraan sudah kami evakuasi untuk mencegah kemacetan lebih lanjut,” jelas AKP Toni. Pihak kepolisian juga akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti insiden truk terguling ini, termasuk memeriksa kondisi teknis kendaraan.
Peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pengguna jalan, terutama para pengemudi truk, untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, mematuhi batas kecepatan, dan berhati-hati saat melewati jalur-jalur rawan kecelakaan. Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama, dan setiap nyawa yang melayang akibat kecelakaan adalah kerugian besar yang harus dicegah. Semoga keluarga korban diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah ini.
