Mitos yang sering beredar di masyarakat adalah bahwa Polisi Wanita (Polwan) hanya bertugas di bagian administrasi atau pelayanan ringan (meja). Anggapan ini mengabaikan perkembangan peran Polwan selama puluhan tahun di institusi Kepolisian. Faktanya, peran Polwan Benar-benar telah meluas, menembus batas-batas tradisional.
Kilas balik menunjukkan bahwa pada awalnya, tugas difokuskan pada penanganan kejahatan yang melibatkan perempuan dan anak. Namun, seiring waktu dan tuntutan kesetaraan gender, ruang lingkup tugas mereka semakin meluas hingga mencakup seluruh fungsi kepolisian yang vital.
Saat ini, banyak-benar terlibat aktif di unit operasional lapangan. Mereka bertugas sebagai penyidik di Reserse Kriminal (Reskrim), anggota intelijen, bahkan menjadi personel di Brigade Mobil (Brimob) dan Detasemen Khusus 88 Anti-Teror (Densus 88), membuktikan ketangguhan fisik dan mental.
Satu bidang di mana peran Polwan Benar sangat menonjol adalah penanganan kasus sensitif. Kehadiran penyidik Polwan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) seringkali krusial, karena korban kekerasan cenderung lebih nyaman dan terbuka untuk bercerita kepada petugas perempuan.
Selain itu, berperan signifikan dalam pembinaan masyarakat sebagai Bhabinkamtibmas. Dengan pendekatan persuasif dan empati, Polwan membangun kepercayaan di tingkat desa/kelurahan. Mereka menjadi ujung tombak Polri dalam upaya pencegahan kejahatan dan penyuluhan sosial.
Pencapaian dalam karier juga menjadi tolok ukur penting. Banyak Polwan kini menduduki sebagai Kepala Satuan Reserse (Kasatreskrim), Kapolres, hingga mencapai pangkat Jenderal (Irjen), yang jelas bukan posisi administrasi belaka.
Perkembangan ini adalah jawaban tegas terhadap mitos yang membatasi. Institusi Polri semakin berkomitmen untuk memberikan kesempatan yang setara, menempatkan kompetensi dan profesionalisme sebagai faktor utama, bukan jenis kelamin. -benar menjadi agen transformasi Polri.
Kesimpulannya, anggapan bahwa Polwan selalu ditugaskan di meja adalah mitos yang sudah usang.-benar terlibat di semua lini tugas kepolisian, dari penegakan hukum yang keras hingga pelayanan yang humanis, memberikan bagi bangsa dan negara.
